Kamis, 13 April 2017
Latihan Pramuka Bersama Polisi, Siswa Thariq Bin Ziyad Siap Jadi POLCIL
Posted By:
Majalah Intajiyah
on Kamis, April 13, 2017
Selesai latihan Pramuka Siaga (Kelas 1 sampai 3) Berfose bersama Pak Polisi
Latihan Pramuka hari ini terasa istimewa bagi siswa dan siswi SDIT Thariq Bin Ziyad karena latihan hari sekolah mengundang Polisi untuk belajar bersama mereka. Tanpak terlihat dari antusiasme mereka saat menyambut pak Polisi saat baru datang di sekolah, maupun melepas kepergian mereka saat pulang dari Thariq Bin Ziyad. Pak Polisi dibuat sibuk untuk menyelami siswa-siswi Thariq Bin Ziyad Jatimulya Kelas 1 sampai 3 yang saat itu merupakan jam pelajaran Eksktra Kurikuler (Ekskur) wajib Pramuka.
Selesai memberikan pengarahan selama kurang lebih dua jam pelajaran atau sekitar satu jam beneran, Pak Polisi yang berasal dari Polsek Tambun Selatan diterima oleh Pimpinan sekolah dan sempat berdialog di ruang kepala sekolah membicarakan tentang tawaran program yaitu Polisi Cilik atau Polcil. Jika selama ini kerjasama yang dilakukan hanya kunjungan atau undangan setahun sekali maka dengan kegiatan Polcil nanti akan lebih intensif kerjasama antara keduanya.
Dihadapan siswa kelas 1 sampai 3 yang berjumlah kurang lebih 381 siswa perwakilan Polisi yang dipimpin oleh Pak Tarmuji bertanya kepada para siswa tentang beberapa hal, mulai dari siapa yang bercita-cita ingin jadi polisi?, apa tugas polisi?, apa itu polisi lalulintas?, bagaimana menjaga keselamatan dll. Berikut ini foto kegiatannya :
“FUN LEARNING BY EXPLORING NATURE” Rihlah Ilmiah SDIT Thariq Bin Ziyad Pondok Hijau
Posted By:
Majalah Intajiyah
on Kamis, April 13, 2017
Peserta Rihlah Ilmiah memberikan minum susu kepada kambing
Assalamu’alaikum wr wb.
Alhamdulillah
segala puji dan nikmat dari Allah SWT sehingga hari ini kami panitia Rihlah
Ilmiah kelas 1 dan 2 SDIT TBZ PHP bisa melaksanakan kegiatan yang bertema “FUN LEARNING BY EXPLORING NATURE” dengan
baik dan lancar, sholawat dan salam kita haturkan kpd pejuang khudwah hasanah
Rosulullah Muhammad SAW.
Sudah menjadi
hal yang biasa jika anak-anak belajar melalui video, gambar-gambar atau
slide-slide yang ditampilkan oleh gurunya.
Tapi hari ini
anak-anak belajar langsung mengenal hewan dan tanaman dengan mengunjungi
“D’Kandang Farm” yaitu tempat Edukasi Wisata tentang tanaman, hewan dan
bagaimana anak-anak bisa menghargai lingkungannya.
Wahananya banyak
dan seru seperti wahana menangkap ikan, memandikan kerbau, memeras susu sapi, memberi
makan (sapi, kambing, kelinci), menanam tanaman hias, panen kangkung dan sawi, membuat boneka ayam, membuat layang-layang dan lain-lain.
Anak-anak juga
diajarkan bagaimana mereka harus menyayangi hewan dan memberi makan hewan,
menyayangi tanaman dan merawat tanaman.
In sya Allah
pengalaman dan pembelajaran hari ini bisa menjadikan sebuah inspirasi yang
besar, menghasilkan karya yang luar biasa untuk pengalaman mereka dalam
kehidupan sehari-hari. Aamiin. [PHP/DM]
Berikut ini galeri foto kegiatannya :
Minggu, 05 Maret 2017
SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya Juara Umum Sapta Lomba Gugus IV Tambun Selatan 2017
Posted By:
Majalah Intajiyah
on Minggu, Maret 05, 2017
Sapta Lomba Gugus IV Kecamatan Tambun Selatan telah berlangsung pada tanggal 4 Maret 2017 bertempat di SDIT Thariq Bin Ziyad. Dibuka oleh ketua Gugus IV Bapak Kumpul, S.Pd, MM.
Lomba yang dilaksanakan oleh panitia Sapta Lomba KKG MGMP PAI Gugus 4 itu diketuai oleh Bapak Ust. Zaenal Arifin dari guru PAI SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya.
Dari lomba tersebut selanjutnya akan maju ke Sapta Lomba tingkat Kecamatan Tambun Selatan, SDIT Thariq Bin Ziyad berhasil menjadi juara umum dalam Sapta Lomba 2017 tersebut. Inilah hasil juara dari tiap cabang Sapta Lomba MGMP PAI :
Pentas
PAI ini terdiri dari 7 (tujuh) mata lomba yaitu :
1. Lomba Cerdas Cermat PAI (beregu, terdiri
dari 3 orang)
Juara 1 : SDIT Nurul Fikri (Beregu an Kayla, Yusuf & Ayesna)
Juara 2 : SDN Jatimulya 11 (Beregu an Ajrina, Annisa & Muhammad)
Juara 3 : SDN Jatimulya 10 (Beregu an Nurul, Asyifa & Anita)
2. Lomba Ceramah (Pildacil): Pa/Pi
Putra :
Juara 1 : M. Waffi Robbani (SDIT Thariq Bin Ziyad)
Juara 2 : Tengku Rizki (SDN Jatimulya 09)
Juara 3 : Farhan (SDN Jatimulya 11)
Putri :
Juara 1 : Husnul Khotimah (SDN Jatimulya 01)
Juara 2 : Isya (SDN Jatimulya 01)
Juara3 : Amanda Savirli (SDN Jatimulya 09
3. Lomba Hifzhil Qur’an surat-surat pendek
: Pa/Pi
Juara 1 : SDN Jatimulya 11 an Nabila
Juara 2 : SDN Jatimulya 01 an Hanifah
Juara 3 : SDIT Thariq Bin Ziyad an Khansa
4. Lomba Kaligrafi : Pa/Pi
Putra :
Juara 1 : Alhamda Syahada (SDIT Thariq Bin Ziyad)
Juara 2 : hadad (SDN Jatimulya 11)
Juara 3 : Lintang Triasmoro (SDN Jatimulya 01)
Putri :
Juara 1 : Andi Allysa Rana Yasmin (SDIT Thariq Bin Ziyad)
Juara 2 : Rinaya (SDN Jatimulya 11)
Juara 3 : Nadien Amalia (SDIT Nurul Fikri)
5. Lomba Musabaqoh Tilawah Qur’an : Pa/Pi
Putra :
Juara 1 : M. Hadi (SDN Jatimulya 01)
Juara 2 : Ahmad briliant (SDIT Nurul Fikri)
Juara 3 : Lintang S (SDIT Thariq Bin Ziyad)
Putri :
Juara 1: Atikah Humaida (SDIT Nurul Fikri)
Juara 2 : Reva (SDIT Thariq Bin Ziyad)
Juara 3 : Qonita Maulida (SDIT Thariq Bin Ziyad)
6. Lomba Praktek Sholat ( Kesempurnaan gerakan
dan bacaan shalat Fardhu berjama’ah).
(1 imam, 2 makmum putra , 2 makmum putri )
Juara 1 : SDIT Thariq Bin Ziyad (Beregu an Imam Adjie dkk)
Juara 2 : SDN Jatimulya 03 (Beregu an Imam M. Hilmi dkk)
Juara 3 : SDN Jatimulya 11 (Beregu an Imamah Tiara dkk)
7. Lomba Qasidah ( minimal 10 orang, maksimal 15 orang ).
Juara 1 : SDN Jatimulya 4 (1)
Juara 2 : SDN Jatimulya 4 (2)
Juara 3 : SDIT Thariq Bin Ziyad
Suasana lomba berlangsung secara lancar, aman dan meriah, antusias peserta lomba luar biasa peserta mencapai 146 peserta. Selamat kepada ananda para juara, selamat kepada utusan tiap sekolah semoga tahun depan makin baik prestasinya.[DM]
Sumber : Panitia Sapta Lomba Gugus IV Tambun Selatan 2017
Kamis, 02 Maret 2017
DIKUNJUNGI RAJA SALMAN, MASJID ISTIQLAL MAKIN TERKENAL
Posted By:
Majalah Intajiyah
on Kamis, Maret 02, 2017
Bambar : Masjid Istiqlal dan Aksi Bela Islam
Terus terang
tulisan ini sudah diniatkan jauh-jauh hari, seharusnya sudah ada pada saat
komponen umat melakukan koordinasi terkait dengan situasi bangsa terkini atau
yang lebih dikenal dengan “Risalah Istiqlal”.
Risalah yang ditandatangani pada tanggal 18 September 2016 itu memuat 9
poin kesepakatan. Semangat keumatan yang mengambil latar belakang masjid Negara
tebesar se-Asia Tenggara itu terbukti telah hingga melahirkan gerakan. Apa yang
disebut dengan Aksi Bela Islam I (14 Oktober 2016), Aksi Bela Islam
II (4 September 2016) dan Aksi Bela Islam III (2 Desember 2016).
Aksi bahkan
terus bergulir sampai hari, pekan dan bulan berikutnya. Bahkan sampai ganti tahun dari 2016 ke 2017
hingga kini. Dan hari ini (2 Maret 2017) Istiqlal dikunjungi oleh Raja salman
selaku yang dijuluki khodimul haromain (pelayan dua kota suci) yaitu Makkah
Al-Mukarromah yang di dalamnya ada Masjidil Harom dan Madinah Al-Munawwroh yang
di dalamnya ada masjidun Nabawi, Istiqlal kini semakin terkenal. Menjadi
kebanggaan kita sebagai bangsa dengan jumlah muslim terbesar di dunia, sehingga
risalah suci bahwa Islam sebagai Rahmatan Lil’alamin berada di pundak
kita bersama.
Aksi umat Islam berikutnya setelah aksi yang
dikenal dengan sebutan 1410 (ABI I), 411
(ABI II) dan 212 (ABI III), adalah berupa Aksi Shalat Shubuh Berjamaah pada
tanggal 12 Desember 2016 yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Besar
Muhammad SAW, sehingga disebut Aksi 1212 dan Aksi 212 jilid II
pada tanggal 21 Februari 2016 meski tidak menjadikan lagi Istiqlal sebagai
pusat aksinya. Aksi 212 jilid II mengambil latarnya adalah gedung
DPR-MPR. Dan ternyata selain berkunjung ke Masjid Istiqlal hari ini Raja Salman
juga berkunjung ke gedung DPR-MPR untuk bertemu dengan tokoh umat Islam, umat
beragama dan tokoh Negara dan bangsa.
Kunjungan Raja
salman yang konon merupakan kunjungan dengan berjumlah rombongan terbanyak,
dengan waktu kunjungan terlama dan dengan total rencana investasi yang tinggi
itu banyak pihak menaruh perhatian dan harapan demi pembangunan kedua Negara yang
bersahabat sejak lama itu sehingga bisa saling menguntungkan. Apalagi di tengah
kondisi ekonomi (isu tenaga illegal dari Cina, hutang RI, Tenaga Kerja
Indonesia dll.), situasi politik nasional maupun daerah terutama DKI
Jakarta, jelang putaran ke-2 Pilkada (Isu terorisme, radikalisme, kondisi politik
global dll.).
Isu yang tak
kalah pentingnya adalah tentang agama, keragaman dan keberagamaan (kuota haji,
situasi di internal umat Islam, antar umat beragama dll.), kunjungan Sang Raja
diharapkan membawa banyak manfaatnya. Meskipun yang rencananya hanya 3 hari di
Jakarta dan Bogor serta 9 hari di Bali, boleh jadi ini bukan hanya sekedar
kunjungan biasa tapi lebih dari itu sebagai sebuah pelatihan atau pesantren kilat
tersendiri bagi bangsa ini tergantung darimana sudut pandangnya. Bangsa yang
sedang haus dengan ilmu dan kering dari kerohanian, dan minim dengan tokoh yang
mampu merekatkan antara seluruh perbedaan yang ada menjadi nilai tersendiri kunjungan
Raja salman kali ini.
Dan akhirnya
kita berharap negeri ini menjadi negeri aman, damai, sejahtera, gemah ripah,
repeh, rapih sebagaimana negeri Arab Saudi di bawah kepemimpinan Raja Salman,
negeri yang digambarkan oleh Allah dalam surat Al-Quraisy (106) ayat 1-4 :
106:1. karena
kebiasaan orang-orang Quraisy,
106:2. (yaitu)
kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas[1602].
106:3. Maka
hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka'bah).
106:4. yang
telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan
mereka dari ketakutan.
Catatan
Ayat :
[1602]
Orang Quraisy biasa Mengadakan perjalanan terutama untuk berdagang ke negeri
Syam pada musim panas dan ke negeri Yaman pada musim dingin. dalam perjalanan
itu mereka mendapat jaminan keamanan dari penguasa-penguasa dari negeri-negeri
yang dilaluinya. ini adalah suatu nikmat yang Amat besar dari Tuhan mereka.
oleh karena itu sewajarnyalah mereka menyembah Allah yang telah memberikan
nikmat itu kepada mereka.
Selain itu digambarkan
lagi contoh negeri lainnya dalam surat Saba (34) ayat 15 :
34:15. Sesungguhnya
bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka Yaitu dua
buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan):
"Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah
kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan
yang Maha Pengampun".
Untuk menuju negeri
yang ideal dan dicita-citakan oleh kedua Negara maka ada sisi kesamaan diantara
perbedaan kedua Negara sahbat tesebut yaitu harus sama-sama menjadi pemelihara,
pelayan, dan pemakmur masjid di kedua negaranya, yaitu Istiqlal di Indonesia dan
Masjidil Harom di Makkah serta Masjid Nabawi di Madinah. Sebagaimana telah
dicontohkan oleh Roslul-Nya, yang merupakan junjungan kita bersama, Nabi
Muhammad SAW, yang mana beliau membangun peradabannya dimulai dari masjid.
Gambar : Menara Masjid Istiqlal
9:108.
Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu (Masjid Diror) selama-lamanya.
Sesungguh- nya mesjid yang didirikan atas dasar taqwa (mesjid Quba), sejak hari
pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. di dalamnya mesjid itu ada
orang-orang yang ingin membersihkan diri. dan Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang bersih.
Rosulullah
SAW Bersabda :
Masjid
adalah rumah bagi setiap orang yang beriman (HR. Abu Nuaim)
Selamat kepada
Raja salman, Selamat kepada Bapak Presiden Jokowi dan Selamat kepada Imam Besar
Masjid Istiqlal, Bapak Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Semoga Istiqlal
makin terkenal, dan jadi contoh untuk Masjid dan Musholla lainnya di seluruh
pelosok nusantara dalam rangka pemakmurannya, baik pemakmuran dalam bidang
ibadah, bidang taklim dan dakwan serta dalam bidang sosial dan muamalah.
Semoga dengan “Semangat
Istiqlal” masjid yang makin terkenal
sejak kunjungan Raja Salman ini bisa membuat bangsanya dapat membangun jiwanya
dan membangun raganya, sehingga dapat menolong sesame bangsa lainnya yang masih
terjajah, termasuk bangsa dan rakyat Palestina, yang di dalamnya ada Masjidil
Aqsho, masjid yang disucikan oleh seluruh umat Islam dunia, setelah Masjdil
Harom dan Masjid Nabawi. Wallahu a’lam. [DM].
By : Aa Dym / @dimyat1
Senin, 27 Februari 2017
Kumpulan Foto Kegiatan Parenting POMG SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya di Hotel Merapi Merbabu Kota Bekasi
Posted By:
Majalah Intajiyah
on Senin, Februari 27, 2017
Persiapan Panitia
1. Bagian Registrasi
2. Bagian Konsumsi
3. Bagian Acara
4. Bagian Dekorasi
5. Bagian Operator
6. Tim Tampilan & Santunan Yatim/Dhuafa
7. Tim Dokumentasi
Pelaksanaan Acara :
1. Registrasi
2. Pembukaan (MC)
3. Tilawah Al-Qur'an dan Sari Tilawah
4. Sambutan Ketua Panitia/POMG
5. Saambutan Kepala Sekolah
6. Santuna Yatim & Dhuafa
7. Performance Seni SDIT Thariq Bin Ziyad
Acara Inti/Puncak Parenting
1. Moderator
2. Pembicara I
3. Pembicara II
4. Persiapan Sesi Tanya Jawab
5. Sesia Tanya Jawab I
6. Sesi Tanya Jawab II
7. Sesi Penutupan
Foto : Suryadi & Heri Bukhori
[DM]
1. Bagian Registrasi
2. Bagian Konsumsi
3. Bagian Acara
4. Bagian Dekorasi
5. Bagian Operator
6. Tim Tampilan & Santunan Yatim/Dhuafa
7. Tim Dokumentasi
Pelaksanaan Acara :
1. Registrasi
2. Pembukaan (MC)
3. Tilawah Al-Qur'an dan Sari Tilawah
4. Sambutan Ketua Panitia/POMG
5. Saambutan Kepala Sekolah
6. Santuna Yatim & Dhuafa
7. Performance Seni SDIT Thariq Bin Ziyad
Acara Inti/Puncak Parenting
1. Moderator
2. Pembicara I
3. Pembicara II
4. Persiapan Sesi Tanya Jawab
5. Sesia Tanya Jawab I
6. Sesi Tanya Jawab II
7. Sesi Penutupan
Foto : Suryadi & Heri Bukhori
[DM]
Langganan:
Postingan (Atom)









