Jumat, 14 April 2023

PERAN ALUMNI DALAM KEGIATAN RAMADHAN DI AL-QUDS SDIT THARIQ BIN ZIYAD

         Keterangan Foto: Suasana Tahlil, Dzikir dan Doa 40 Hari Wafatnya Ust. Sa'ad (Testimoni)

Kegiatan Iktikaf di Masjid Al-Quds pasca meningganya ketua Yayasan Thariq Bin Ziyad sudah dua kali dilakukan, pertama tahun 2022 kedua yaitu tahun ini 2023. Kegiatan pertama belum terkoordinir alias masih sporadis karena secara resmi kegiatan  sudah mulai terkordinir saat itu dengan menghadirkan imam Qiyamullai dari kalangan alumni Thariq Bin Ziyad. Sedangkan yang kedua tahun  ini, sudah terkirdinir dan kepanitiaan serta menghadirkan lebih banya alumni Thariq Bin Ziyad melakui wadahnya. Memang secara resmi untuk tingkat LPIT Thariq Bin Ziyad belum ada  nama yang resmi yang di terapkan atau ditetapkan oleh yayasan TBZ atau LPIT TBZ. 

Namun untuk level alumni unit sudah beberapa nama wadah alumni yang muncul mulai dari IKAT (Ikatan Alumni Thariq Bin Ziyad) di SMAIT TBZ Fulldayschool sedangkan di SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya penulis sendiri yang berusaha mendekatkan kedua pihak yakni alumni dan guru-gurunya melalui wadah atau group Forum di Media Sosial (FB) dengan nama INGAT (Ikatan Guru dan Alumi Thariq Bin Ziyad), yang tujuannya agar alumni yang tadinya dekat dengan gurunya kemudian setelah lulus menjadi jauh, agar dekat kembali maka perlu adanya INGAT, Ikatan Guru dan Alumni TBZ.

Kegiatan I'tikaf meski terlalu jauh untuk dikaitkan atau keterikatan dengan kegiatan alumni selama ini, bisa jadi ke depan cocok atau layak dijadikan sebagai sarana pertemuan, hal ini tergantung bagaimana cara mengelolanya dan strategi konten dan kemasannya serta publikasi atau mediasinya. Maka apa yang dilakukan oleh Panitia Ramadhan Di Al-Quds (RADIQ) yang keberadaannya diakui bahkan dibentuk oleh DKM Al-Quds serta di ketahui bahkan disuport langsung oleh Sekolah dalam hal ini terutama unit yang terdekat yakni SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya, juga didukung oleh beberapa guru yang aktif di masjid dan dakwah pelajar, pemuda/kepemudaan, telah di kemas sedemikian rupa meski belum sempurna.

Kegiatan Ramadhan di Al-Quds (RADIQ) berupaya mengingatkan kembali para alumni saat kegiatan SANLAT (Pesantren Kilat) yang selalu diadakan di seluruh unit, mulai dari TKIT, SDIT, SMPIT dan SMAIT. Selain untuk mendekatkan kembali alumni dengan gurunya, alumni dengan alumni dan tidak tertutup kemungkinan antara alumi dengan orang tuanya masing-masing.

Bayangkan jika suatu saat nanti RADIQ 2, RADIQ 3, dan RADIQ-RADIQ selanjutnya jika keterlibatan alumni optimal maka insya Allah tidak mustahil rencana REUNI AKBAR ALUMNI THARIQ BIN ZIYAD yang diharapkan dan selalu dibahas, agar jadi wacana bersama bahkan sudah pertama kali di gagas saat Almarhum ketua Yayasan Wafat pada bulan Juni 2021. Hal itu dilakukan dengan kegitan istighotsah dan dzikir serta doa tepat pada 40 hari setelah wafatnya ketua Yayasan Thariq Bin Ziyad Allahu Yarham Alm. Dr. H. Sa'duddin, MM, tanpa bermaksud mengkultuskan personal atau pribadi Pak Sa'ad (panggilan akrabnya almarhum).

Inilah bc yang beredar saat itu sedang booming-boomingnya media sosial zoom akibat pandemi Covid-19 melakui link zoom di bawah ini:

Topic: Dzikir Doa & Dialog Alumni TBZ Takziyah hari ke 40 wafatnya guru kita DR. SA'DUDDIN, MM

Time: Jun 24, 2021 08:00 PM Jakarta

Join Zoom Meeting

https://zoom.us/j/91291390211?pwd=YmpYSkdqN0ZmaVNaOXlHRnhjY0ttUT09

Meeting ID: 912 9139 0211

Passcode: TBZJTM

Semoga kegiatan RADIQ Perdana tahun ini bisa menjadi inspirasi kita semuanya dalam rangka bakti kita terhadap orangtua, guru dan ilmu itu sendiri.

Secara singkat kegiatan I'TIKAF di acara RADIQ di kemas sebagai berikut:

1. DZIKIR, DOA & SHOLAWAT

2. KAJIAN TAHSIN AL-QUR'AN

3. QIYAMUL LAIL BERJAMA'AH

4. SAHUR BERSAMA & IFHTHOR JAMA'I

5. KAJIAN IKTIKAF (MALAM GENAP) DAN DIALOG ALUMNI (MALAM GENAP) UNTUK KALANGAN INTERNAL & EKSTERNAL CIVITAS AKADEMI TBZ 

Sehingga kegiatan di atas Alhamdulillah mendapatkan suport berupa media partner dari TBZ Jatimulya TV dan Facebook (FB) Saunk Quran BEKEN.

Editor : Dimyat/Aa Dym

Kamis, 13 April 2023

KAJIAN MALAM KE-23 : UST. H. NURKOSIM, LC (KEPALA SMPIT TBZ FULL DAY SCHOOL)



Indikator kesuksesan manusia di dunia menurut Ust. Nurkosim adalah bukan hanya ketika di dunianya saja tetapi di dunia dan di akhirat, sehingga beliau menyitir sebuah ayat yang berbunyi "Waman juhjiha anin naar wa udkhilal jannah faqod faaza, yang artinya barangsiapa yang dibebaskan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia adalah orang yang beruntung" QS. 

Berarti perkara iman dengan hari akhirat itu sangat penting, karena tanpa iman kepada hari akhirat tidak mungkin seseorang ingin berupaya dan berbekal untuk akhirat kelak. Maka dari itu iman yang ke lima adalah iman kepada hari akhirat. Ketika seseorang memiliki iman kepada hari akhirat maka pilihannya di akhirat itu tidak ada lain kecuali mendapat surga atau neraka.

Allah SWT tidak begitu saja menciptakan manusia di dunia ini, kecuali dengan perangkat dan senjata yang sudah disiapkan. Bahkan strategi atau perangkat untuk mendapatkan hidayahnya pun sudah disiapkan. Kalau kita baca Al-Quran awal dan tengah surat Al-Baqoroh ada hal yang unik yakni Al-Quran yang tidak ada keraguan di dalamnya ini adalah petunjuk bagi orang yang bertaqwa. Sementara kalau kita perhatikan di ayat yang tengah surat Al-Baqorohnya disebutkan bahwa Al-Qur'an ini adalah turun di bulan Ramadhan dan menjadi petunjuk bagi manusia, penjelasan atas petunjuk-petunjuk dan sebagai furqon atau pembeda.

Perangakat, strategi, bekal dan apa-apa yang akan kita butuhkan untuk mendapatkan keselamatan di dunia dan kesejahteraan di akhirat pada dasarnya sudah ada di sekitar kita. Ada para Malaikat di sebelah kanan dan kiri kita, meski pada saat yang sama ada Syaitan juga yang menggoda dan mempengaruhi kita, belum lagi ada hawa nafsu yang ada pada diri kita, disitulah kita perlu tazkiyatun nafs. Karena Allah juga sudah memberikan bekal dan modal berupa hati, pikiran atau akal. Demikian juga Allah telah menurunkan Kitab dan Rosul-RosulNya untuk membimbing umat manusia ini agar mengikuti rambu-rambu yang ada.

Sehingga yang kita tuju yakni selamat di dunia dan sejahtera di akhirat lewat pertolongan, pertolongan siapa lagi kalau bukan pertolongan dari Allah Azza wa Jalla. Maka para ulama selalu berpesan sebagaimana pesan nabi SAW "AKTSIRUU SYUFA 'AA AKUM" perbanyak lah penolong-penolong kita untuk kelak di hari akhirat. Untuk itu maka berikut ini adalah amalan-amalan yang akan menolong kita kelak di hari akhirat, yaitu:

1. Kalimat Tauhid Yang Terucap Dari Kita

2. Shoum dan Tilawah Al-Qur'an

3. Tinggal dan Wafat di Madinah Dengan Sabar

4. Memperbanyak Shalawat Kepada Nabi SAW

5. Memperbanyak Sujud

6. Berdoa Setelah Adzan

7. Disholatkan 40 Orang Beriman Saat Wafat

8. Doa Anak Sholeh (Termasuk 3 atau 2 atau 1 Anak Perempuan Yang Dididik dengan Baik, Atau Putranya Masih Kecil Yang Meninggal, Istana Alhamdu menanti di Surga)

9. Memperbanyak Bersedekah

10. Memperbanyak Shalat Sunnah

      Banyak Juga Beristighfar

11. Memperbanyak Teman

Tentang syafaat nabi pernah bersabda: "Orang yang gigih untuk menolong temannya yang masih di neraka maka kegigihannya itu menjadi kebanggan nabi SAW. Bahkan mereka berkata ya Allah dulu itu mereka bersama kami berpuasa di dunia, bersama-sama beri'tikaf dan bersama-sama dalam hal lainnya, maka Allah mengumumkan keluarkanlah siapapun yang ada dalam hatinya iman walaupun hanya sedikit, sampai tak tersisa di neraka kecuali kafirun, munafiqun dan musyriqun"

Lalu mengapa kalimat "AKTSIRUU SYUFA 'AA AKUM" atau kita harus memperbanyak penolong-penolong kita untuk kelak di hari akhirat? jawabanya adalah karena kita tidak tau amalan mana yang kelak akan menolong kita atau dengan kata lain amalan mana yang diterima dan amalan mana yang tidak rusak disebabkan riya atau syarat dan rukunnya kurang ihsan. [DM]



Rabu, 12 April 2023

KAJIAN TAHSIN AL-QUR'AN METODE ATH-TAHRIQ DI ACARA RADIQ 1444 H.

Untuk materi buku AT-THARIQ bisa buka atau di download di website SAHABAT QUR'AN SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya di menu download bisa di dapatkan buku At-Thariq yang enam jilid terdiri atas :



Buku At-Thariq Jilid 1 : Download

Buku At-Thariq Jilid 2 : Download

Buku At-Thariq Jilid 3 : Download

Buku Tadarus : Download

Buku Ghorib : Download

Buku Tajwid : Download

Atau secara keseluruhan bisa di lihat di link Sahabat Qur'an SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya berikut ini:

Sahabat Qur'an SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya 

Wallahu a'lam. [DM]

RAMADHAN DI AL-QUDS (RADIQ) 1444 H/2023 M PERTAMA KALINYA DIGELAR SEBAGAI PELANJUT



Ramadhan Di Al-Quds (RADIQ) merupakan program kerja bersama antara DKM Al-Quds dan SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya dalam rangka mengoptimalkan amaliah Ramadhan 1444 H dan memakmurkan Masjid Al-Quds SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya. Hal ini sampaikan langsung oleh ketua panitia Ramadhan Di Al-Quds (RADIQ) DKM & SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya kepada redaksi Majalah Intajiyah Online (MIO, 13/04/23). 

Kegiatan RADIQ terdiri dari atau mencakup Tarawih di Al-Quds, I'tikaf di Al-Quds dan Buka Bersama (Ifthor Jamai) di Al-Quds serta Shalat Idul Fitri di Al-Quds. I;tikaf dilaksanakan husus pada 10 hari terakhir Ramadhan dengan agenda acara yang beragam dan bervariatif. Hal ini agar menjadi pengalaman dan sajian tersendiri untuk para peserta i'tikaf. 

Program utama (prime ) acara i'tikaf adalah KAJIAN I"TIKAF dan DIALOG ALUMNI. Selain itu ada program yang bersifat mandiri seperti dzikir dan shalawat, shalat sunnah, tadarus atau tilawah Al-Qur'an dll. Berikut ini jadwal lengkap KAJIAN I'TIKAF (Malam Ganjil) dan DIALOG ALUMNI (Malam Genap) yang akan dilaksanakan selama Iktikaf Asyrul Awakhir Ramadhan di Al-Quds SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya :

I'tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan 1444 H

FOR IKHWAN (Putra) & AKHWAT (Putri)

Mulai dari tanggal 11 - 20 April 2023

Bentuk Mata Acara/Kegiatan :

Sholat wajib & Tarawih berjamaah, Tilawah harian mandiri,  Dialog Dakwah Alumni TBZ, Kajian I'tikaf, Qiyamullail, Makan sahur bersama, Kajian Tahsin,  dll.

Imam Qiyamullail:

PARA HAFIDZ ALUMNI SDIT TBZ JTM & PARA ASATIDZ SIT TBZ

Pengisi Kajian (Malam Ganjil) & Dialog Alumni SOLID (Malam Genap)

✅Ust. Supriyanto M Hadi, Lc (Radik M.21)

✅Ust. H. Nurkosim, Lc (Radik M.23)

✅Ust. Solihin Efendi, S.Pd.I

✅Ust. Efendi, Lc (Radik M.25)

✅Ust. Roni L Ikrom, Lc (Radik M.27)

✅Ust. Soimun Labib, S.Pd.I (Radik M.29)

Aktivis Alumni yang tergabung dalam SOlidaritas ALumni Thariq Bin ZiyaD (SOLID) yang sudah menyatakan akan kehadirannya dan siap menjadi Imam Qiyamullai adalah ada ananda Muhammad Alkindi Bz, Ananda Faqih Abdurrahman, ananda Muhammad Alfarobi Bz ada Ayyash dll.

Siapkan Infak Terbaikmu 💰Rp. 25 K / malam 

Informasi dan Pendaftaran

Ust. Dede Kusmawan (Ka  DKM) https://wa.me/628561875557

Ust. Dimyat (Aa Dym) https://wa.me/6289674106123

Alamat Masjid Al-Quds SDIT TBZ Jatimulya:

Perumahan Jatimulya RT.18 RW.11 Kel. Jatimulya Kec. Tambun Selatan Kab. Bekasi

Tawaran Menarik, Mau? Ibadah 1.000  Bulan dg Paket Biaya Rp. 150.000,- Untuk Sahur dan Ta'zil selama 10 hari?

Khusus Guru/Karyawan (Ikhwan & Akhwat) SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya segera daftar melalui link berikut ini:

https://forms.gle/6KSCHZtwx8TkhCca8

Hadis dari Aisyah RA; “Adalah Nabi SAW melakukan Iktikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau diwafatkan oleh Allah SWT, lalu hal tersebut dilanjutkan oleh istrinya setelah wafatnya.” (HR Bukhari, Fathul Bari)

Sebagaimana dalam hadits di atas kegiatan i'tikaf nabi SAW sebelumnya akhirnya dilanjutkan oleh para istri beliau dan para sahabatnya. Demikian juga i'tikaf di Al-Quds SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya adalah tempat i'tikaf terakhir ketua Yayasan Thariq Bin Ziyad saat itu yakni Allahu yarham, Ust. H. Dr. Sa'duddin, MM, Almarhum. Kemudian i'tikafnya dilanjutkan oleh mantu-mantu beliau dan para guru, karyawan serta para murid dan alumni Thariq Bin Ziyad yang tergabung dalam wadah yang SOLID, atau Solidaritas Alumni Thariq Bin Ziyad. [DM].




Rabu, 09 September 2020

Satu Detik Amanah

 


Lembaga Pendidikan Islam Terpadu "Thariq Bin Ziyad" memiliki tagline pendidikan sejak Rapat Dinas (RADIN) tahun 2013 yaitu A3B yaitu Akhlak, Al-Qur'an, Akademik dan Bahasa. Selain memiliki A3B LPIT Thariq Bin Ziyad juga memiliki nilai-nilai luhur atau yang dikenal dengan citra Thariq Bin Ziyad yaitu Amanah, Bersih, Disiplin, Berprestasi, Peduli Lingkungan, Berketerampilan Hidup.

Bagi ibu Nur Siti Fatimah satu detik adalah amanah, beginilah penuturannya :



Kamis, 23 Juli 2020

Pendidikan Agama Islam Pada Masa Pandemik Covid-19


                                                      


Sejak pemerintah menetapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) pada Maret 2020 di beberapa daerah, sekolah mulai merumahkan siswa-siswi, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dengan sistem Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Orangtua, guru dan siswa pun mulai berkenalan, berinteraksi dan punya pengalaman dengan sistem pembelajaran baru tersebut sampai akhirnya tahun pelajaran baru 2019-2020 pun berakhir pada bulan Juni 2020. 


Ketika memasuki tahun pelajaran baru 2020-2021 yang dimulai pada tanggal 13 Juli 2020, kondisi pandemik Covid-19 belum berakhir, meski pemerintah memperkenalkan adanya new-normal atau di Jawa Barat dikenal dengan istilah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sekolah pun bersiap-siap untuk memasuki tahun pelajaran baru tersebut dengan gamang. Ada yang berpikir bahwa pola lama masih bisa diterapkan tetapi sebagai sebuah lembaga yang harus adaptif dengan keadaan maka sistem PJJ atau BDR pun mau tidak mau, suka atau tidak suka harus diterapkan. 


Meski dalam keadaan yang sangat beragam kesiapan sekolah itu, namun unjian Pandemik Covid-19 seolah menjadi ujian bersama seluruh sekolah, sehingga memasuki masa BDR atau PJJ masing-masing sekolah memiliki positioningnya masing-masing dalam menerapkan sistem PJJ atau BDR. Pada akhirnya nanti akan menyesuaikan atau beradaptasi dengan kenyataan yang ada. Termasuk guru-gurunya, orangtua muridnya dan siswanya. 


Khusus untuk sekolah dengan jenjang Sekolah Dasar maka peran wali kelas sangat penting dalam menyajikan pembelajaran tematik. Sedangkan guru bidang studi seperti Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) juga dituntut untuk bisa tetap memberikan layanan pendidikan kepada para siswanya dengan sistem BDR/PJJ. Berikut ini adalah beberapa kiat dan strategi mata pelajaran PAI di masa BDR/PJJ agar tujuan pendidikan Agama (khusunya Islam) tetap berjalan dan bermakna meskipun dengan sitem online atau jarak jauh.


A. Pemilihan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) PAI

B. Optimalisasi Presentasi Power Point (PPT) Untuk Menyusun Materi (Bahan Ajar)

C. Penyajian Materi Pelajaran Dengan Media Yang Dikuasai: Bandicam, X-Recorder atau Video Rekaman Sejenisnya

D. Optimalisasi Google Form Untuk Membuat Evaluasi Pelaksanaan Ibadah Harian dan Pembiasaan Akhlakul Karimah

E. Pengadministrasian Pembelajaran Kelas dengan Google Classroom


Pada hakikatnya pendidikan adalah upaya sadar menyiapkan peserta didik sebagaimana yang diatur oleh aturan yang berlaku, oleh karenanya maka apapun keadaaanya, bagaimanapun kondisinya harus tetap berjalan sesuai tujuan yang di harapkan yaitu membentuk peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlakul mulia (karimah), sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang baik.


Jika kita berkaca kepada pendidikan di zaman Nabi Ibrahim As, bagaimana ia meninggalkan istri dan anaknya di padang pasir yang tandus dengan segala keterbatasan yang ada tetapi bisa mewariskan anak dan generasi yang shaleh dan cerdas. Semoga dengan adanya pandemik Covid-19 ini Penddiikan Agama Islam atau Pendidikan Budi Pekerti lainnya tetap berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional tadi.


Salam Pendidikan, semoga tetap sehat dan semangat.

Wallahua'lam.

Mengenal GNPF-MUI Yang Sekarang Menjadi GNPF-Ulama



Sebagaimana diberitakan oleh SuaraIslam.com bahwa GNPF-MUI yang sekarang telah berubah menjadi GNPF-Ulama mendukung upaya mendekatkan partai politik berdasarkan ideologinya.

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF)-Ulama menegaskan tidak akan memilih partai-partai politik pendukung Undang-Undang Ormas yang baru.

"(Kami) tidak mendukung dan tidak memilih partai-partai yang telah menyetujui Perppu menjadi UU baik dalam Pilkada, Pileg, maupun Pilpres," kata Pembina Majlis Adz Dzikra Abah Rouf yang didaulat membacakan pernyataan sikap GNPF-Ulama serta para tokoh Ormas yang menolak Perppu 2/2017 dalam jumpa pers di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Senin (30/10).

Seperti dilansir Indopos.co.id, GNPF Ulama menolak dengan tegas UU Ormas yang lahir dari Perppu tersebut dengan keyakinan bahwa ajaran Islam mewajibkan menentang dan mencegah setiap kezaliman maupun kemungkaran yang terjadi.

"Dari sudut aspek konstitusional, proses politik yang melahirkan peraturan perundang-undangan tersebut tidak dapat diterima sebagai proses politik yang dibenarkan menurut ukuran legal formal konstitusional," papar Rouf.

Menurutnya, Perppu 2/2017 yang diterbitkan 10 Juli lalu tidak memenuhi unsur syarat-syarat untuk dapat diterbitkan. Dalam hal proses politik pengesahan Perppu menjadi undang-undang juga terkesan telah terjadi pemaksaan dari rezim yang tengah berkuasa yang akan menggunakan Perppu pembubaran ormas tersebut sebagai senjata mengekang kebebasan dan bertentangan dengan pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945. "Dari hasil kajian Tim Advokasi kami menunjukkan demikian," tukasnya.

GNPF Ulama dan Ormas-Ormas Islam memandang, substansi dari Perppu yang telah disahkan menjadi UU tersebut sangat merugikan umat Islam karena cenderung ditujukan untuk membatasi dan mengekang dakwah Islam sekaligus ingin memadamkan cahaya agama Allah Swt.

Adapun ke depannya, GNPF Ulama akan melakukan berbagai perlawanan dan upaya-upaya lain yang sesuai dengan mekanisme legal konstitusi. "Kami juga akan selalu mengawal persidangan di Mahkamah Konstitusi dengan demo," tutupnya.

Hadir juga dalam jumpa pers tersebut Ketua GNPF-Ulama H Bachtiar Natsir, Sekjen FUI H Muhammad Al-Khaththath, Ketua Presidium Alumni 212 H Slamet Ma'arif, Senator Jakarta Hj Fahira Idris, Hj Neno Warisman, Ketua Umum FPI KH A Sobri Lubis, Pimpinan Perguruan Islam Asy-Syafi'iyah KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi'i, Ketua Umum FORSAP Hj Nurdiati Akma, Ketua Muslimat Parmusi Nurhayati Payapo, Amir Jamaah Anshorus Syariah Muhammad Akhwan, dan sejumlah pimpinan ormas Islam lainnya.

GNPF-Ulama adalah kelanjutan dari GNPF-MUI yang sukses mengadakan Aksi 212 pada 2 Desember 2016 lalu. GNPF-Ulama dikomandani Bachtiar Nasir sebagai Ketua dan Munarman sebagai Sekretaris Umum.





Copyright @ 2013 MAJALAH INTAJIYAH.